Minggu, 05 Agustus 2012

PERKULIAHAN KARYAWAN: S1 DAN S2, BIAYA TERJANGKAU

                         Gedung tempat kuliah S1 dan S2 untuk karyawan yang super sibuk
                                                   (Hubungi: 085814342841)

Singapura pesan senjata dari Indonesia!

Gelar komponen alat utama sistem senjata (alutsista) yang dilakukan di PT Pindad, beberapa tahun lalu, memang cukup mencengangkan. Ternyata, produksi dari pabrik senjata dalam negeri ini tidak kalah berkualitas dibanding luar negeri. Dari pameran tersebut terlihat gelaran jenis alutsista dari terkecil hingga panser. Granat nanas hingga gas air mata juga dipamerkan ikut menyambut kedatangan Wakil Presiden Jusuf Kalla (pada masa itu). Peluru berjenis kaliber, senjata SS-2, senjata Tank ME105, roda rantai tank baja, hingga Ranpur S6x6 membuat mata para rombongan terkesima.
Staf Pengembangan Produksi untuk Grafik Desain PT Pindad, Dede Tasiri kepada mengatakan, produksi SS-2 adalah yang menjadi idola. Selain 6.000 unit telah dipesan TNI AD pada tahun lalu, SS-2 juga produk langganan negara-negara Afrika seperti Zimbabwe, Mozambik, dan Nigeria.
“Kapasitas Pindad untuk SS-2 adalah 3.000 unit per tahun. Thailand dan Singapura juga kerap memesan jenis senjata ini,” ujar Dede bangga.
Menurutnya, 70 persen pasokan senjata milik TNI adalah produksi Pindad. Sedangkan, 30 persen lainnya disupport dari luar negeri. Untuk komponen material bahan dasar senjata, Pindad memang masih menggunakan impor dari Eropa terutama Jerman. “Kebanyakan material yang digunakan dari Jerman sangat berkualitas. Sebab, dari dalam negeri belum memadai,” tutup Dede lagi. (sumber: okezone).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar